Secercah Harapan yang Terpendam

Anisa semakin nyaman menikmati pemandangan daun yang bergoyang. Ia begitu kagum dengan yang dia lihat. Dia semakin terpesona saat sepasang burung kutilang tiba-tiba hinggap di ranting pohon. Burung-burung itu bernyanyi sahut-sahutan. Tidak hanya itu, sang burungpun juga kejar-kejaran. Sepertinya kedua burung itu sepasang kekasih. Wah romantisnya. Andaikata aku bisa seperti itu. Tapi sama siapa ya?? Batin … Continue reading Secercah Harapan yang Terpendam

Advertisements

Mengikhlaskan Yang Tercinta

Setelah membaca surat dari Hasan, ibunda Anisa merenung sejenak. Ia merasa tidak asing lagi dengan nama Hasan. Apa mungkin yang namanya Hasan itu, yang datang dua hari lalu?? Saat Anisa sedang bekerja sift malam? Ah tidak mungkinlah dia tau alamat rumah kami kalau di dalam surat dia menyatakan diri tidak mengenal Anisa melainkan hanya sedikit. … Continue reading Mengikhlaskan Yang Tercinta

Selaksa Rindu Untukmu

Cuaca cerah tak berawan. Langit biru indah berhias bintang-gemintang. Tiupan angin sepoi menambah indah dan hangatnya malam ini. Malam pertama setelah ditinggal pergi indahnya berkah Ramadhan. Entah, aku ingin menuliskan lanjutan cerpen yang sebelumnya. Akan tetapi, semerbak rindu itu tak bisa ku hapus malam ini. Rindu dengan suatu masa saat kita bersama. Saling sapa. Saling … Continue reading Selaksa Rindu Untukmu

Lezatnya Untaian Ukhuwah

Derai air mata mengalir membasahi pipi Melunturkan rona merah yang begitu memesona Tiada seorang pun yang mampu membendung air mata itu Tanpa ukhuwah yang sekuat baja   Teman, sahabat dan semua orang disisi kita Bak mutiara yang selalu dirindu dan di elu-elukan Begitu berharga dan menyedapkan mata Namun hanya seujung jari orang-orang yang tahu akan … Continue reading Lezatnya Untaian Ukhuwah

Daun Yang Dirindukan

Duhai daun, engkau begitu setia menemani tangkai yang telah menopangmu. Saat hujan lebat menerpamu, engkau tak merintih kesakitan karena derasnya air yang menimpamu. Kala angin bertiup kencang, engkau tetap kokoh memegang sang tangkai. Daun, aku kagum padamu, kesetiaanmu begitu tulus, begitupun cinta yang kau berikan kepada tangkai yang telah menopangmu. Duhai daun, andai kau bisa … Continue reading Daun Yang Dirindukan

Sang Penerus Kehidupan

Tak pernah mengeluh Tak peduli peluh mengucur deras membasahi tubuh Tubuhnya bak mesin yang bekerja tanpa henti Tanpa pamrih ia menanam dan menuai Meski slalu dipermainkan para tengkulak PETANI… Dialah Sang Penerus Kehidupan Tanpanya tiada secuil makanan yang bisa dikonsumsi Jerih payahnya menghadirkan cita rasa tersendiri Menggugah pemuda tuk menekuni jasa-jasanya PETANI… Kau adalah bapak … Continue reading Sang Penerus Kehidupan

Meraih Masa Depan

Meraih Masa Depan Lihatlah langkah kakimu Itulah jalan kehidupanmu Ayo, lihatlah ke depanmu Disanalah letak masa depanmu Berjuta doa terus mengalir dipanjatkan tanpa henti Beribu kasih, tulus dipersembahkan Bersama cinta bunda dan para sahabat Cita-cita selalu setinggi angkasa Sedih bila tangan tak sampai meraihnya Tetapi, jangan pernah takut, teruslah bercita-cita Ukirlah sejarah dengan pena emasmu … Continue reading Meraih Masa Depan